Seni pertunjukan rakyat di kawasan sub-urban seringkali harus berjuang ekstra keras melawan arus modernisasi yang masif, tak terkecuali kesenian tradisional khas daerah penyangga ibu kota. Upaya untuk Lestarikan Tari Topeng Bekasi menjadi sebuah narasi perjuangan kebudayaan yang sangat penting bagi masyarakat siber dan pegiat seni setempat dalam menghadapi gempuran budaya pop. Kesenian rumpun Melayu Betawi ini bukan sekadar tarian estetis pengisi waktu luang harian semata, melainkan sebuah pertunjukan teater rakyat yang memadukan unsur musik talu, tarian mistis, serta banyolan komedi teatrikal yang sangat sarat akan kritik sosial terhadap realita kehidupan masyarakat lapisan bawah.
Sejarah mencatat bahwa seni topeng pinggiran ini dahulu dipentaskan dari kampung ke kampung sebagai bagian dari ritual pasca-panen atau upacara ngalun untuk menghormati bumi yang telah memberikan hasil panen. Ketika para penari mulai menggerakkan tubuhnya dengan topeng kayu yang melekat di wajah, penonton akan disajikan sebuah harmoni gerakan yang dinamis, jenaka, namun tetap memiliki nilai sakralitas yang tinggi. Langkah nyata untuk Lestarikan Tari Topeng Bekasi terus diupayakan oleh beberapa sanggar sisa di daerah Tambun dan Karawang guna menjaga agar pakem ketukan musik pengiring yang menggunakan ragam tabuhan kendang, gong, dan kecrek tidak punah ditelan zaman yang semakin berubah ini.
Keunikan dari pertunjukan teater rakyat Bekasi ini terletak pada improvisasi dialog komedinya yang sangat cair dan menggunakan bahasa lisan sehari-hari yang ceplas-ceplos, sehingga sangat mudah diterima oleh masyarakat umum. Melalui upaya digitalisasi yang digagas komunitas pemuda kreatif, gerakan mempromosikan kesenian komedi pinggiran ini mulai merambah panggung festival budaya nasional. Penonton masa kini diajak untuk melihat kembali bagaimana seni tradisional mampu menjadi media refleksi kehidupan masyarakat bawah yang dikemas secara menghibur tanpa kehilangan bobot petuah moral luhur yang ada di dalamnya, menjadikannya tontonan yang sangat berbobot sekaligus menghibur.
Masa depan eksistensi seni topeng Bekasi ini akan sangat bergantung pada keberhasilan modifikasi kemasan pertunjukan tanpa merusak struktur asli naskah kunonya. Memasukkan pengenalan tari topeng ke dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah menjadi sebuah langkah strategis yang sangat efektif untuk memupuk rasa bangga generasi muda terhadap identitas lokalnya. Dengan konsisten merawat, menampilkan, serta mendukung gerakan Lestarikan Tari Topeng Bekasi, kita tidak hanya menyelamatkan warisan seni kriya kayu dan gerak tari saja, melainkan juga menjaga nyala api komedi cerdas khas pinggiran Nusantara agar tetap relevan di masa depan.
