Pemerintah kabupaten menurunkan armada tim penyapu dan alat berat pengeruk guna membersihkan alur sungai kecil yang tertutup tumpukan limbah domestik dan sedimen lumpur. Pembenahan saluran tambun difokuskan pada titik perlintasan pemukiman padat dan kawasan industri yang sering mengalami luapan air saat hujan deras turun. Langkah pengerukan ini diambil sebagai upaya darurat pencegahan banjir guna melindungi ribuan rumah warga dari ancaman genangan air yang merugikan secara materi. Pengangkatan tumpukan sampah plastik dan batang kayu dilakukan secara intensif agar kapasitas tampung debit air kembali normal.
Pekerjaan pengerukan limbah pada saluran tambun berhasil mengangkut ratusan ton sampah padat dan lumpur tebal yang telah mengendap selama bertahun-tahun di dasar saluran. Petugas meluruskan kembali alur sungai kecil yang menyempit akibat bangunan liar di sepanjang bahu tanggul sungai. Pemasangan jaring penahan sampah otomatis juga dipasang di area perbatasan aliran air guna memudahkan petugas mengangkut sampah hanyutan secara berkala. Sinergi pengerjaan ini berhasil mengembalikan fungsi alami alur pembuangan air hujan menuju sungai utama.
Dampak dari pengerukan saluran tambun langsung dirasakan oleh warga pemukiman yang kini terbebas dari genangan air banjir saat hujan deras mengguyur pada awal pekan ini. Aliran air hujan dapat mengalir dengan sangat lancar menuju saluran pembuangan utama tanpa meluap ke area jalan raya atau pekarangan rumah warga. Bau tidak sedap yang sebelumnya mengganggu kenyamanan permukiman kini telah hilang seiring bersihnya alur sungai dari sampah busuk. Warga masyarakat mengaku sangat lega dan tenang dengan hadirnya aksi cepat penanganan banjir ini.
Pihak dinas terkait mengimbau seluruh warga masyarakat untuk memelihara kebersihan lingkungan dengan tidak lagi membuang sampah rumah tangga ke dalam saluran air. Tindakan tegas berupa denda administratif akan diberlakukan bagi siapa saja yang kedapatan membuang sampah sembarangan ke dalam alur pembuangan air publik. Pembentukan kelompok masyarakat peduli sungai juga digalakkan di tiap kelurahan guna memantau kebersihan parit dan melaporkan potensi sumbatan secara dini. Kerjasama partisipatif ini sangat penting demi memelihara kelancaran aliran air jangka panjang.
Diharapkan kegiatan normalisasi dan pengerukan sampah saluran air ini dapat terus dipantau dan dilakukan pemeliharaan berkala secara rutin setiap tiga bulan sekali. Pemerintah daerah berkomitmen untuk melanjutkan penataan tanggul beton di sepanjang alur sungai demi mencegah erosi tanah tebing. Kesadaran kolektif warga dalam memelihara kebersihan lingkungan menjadi kunci utama suksesnya pencegahan banjir kawasan permukiman. Saluran air yang bersih menciptakan lingkungan pemukiman perkotaan yang sehat, aman, dan nyaman dihuni.
