Di tengah pesatnya pertumbuhan kawasan industri dan pemukiman di Kabupaten Bekasi, keberadaan ekosistem pesisir hijau menjadi benteng pelindung alam yang sangat krusial. Kawasan konservasi Hutan Mangrove Muara Gembong menyajikan daya tarik wisata edukasi alam yang sangat asri sekaligus berfungsi menahan laju erosi air laut pesisir utara. Menyusuri alur sungai mengunakan perahu motor kayu milik nelayan setempat memberikan pengalaman petualangan alam yang sangat berkesan bagi para pengunjung kota. Pepohonan bakau yang hijau rimbun menjadi rumah tinggal bagi berbagai jenis burung migran dan satwa langka seperti lutung jawa yang dilindungi.
Pengembangan jalur pejalan kaki berupa jembatan kayu di dalam area konservasi memudahkan pengunjung untuk menjelajahi keindahan ekosistem pesisir tanpa merusak perakaran tanaman. Keberadaan objek Hutan Mangrove ini makin populer sebagai lokasi tujuan studi lapangan bagi para pelajar dan mahasiswa yang ingin mempelajari fungsi penting vegetasi pantai. Papan informasi mengenai jenis-jenis bakau dan fauna pesisir terpasang di sepanjang jalur edukasi untuk memfasilitasi kegiatan belajar sains outdoor secara mandiri. Suasana alam yang tenang dan bebas dari polusi kendaraan kota menjadi daya tarik penyeimbang bagi masyarakat Bekasi.
Geliat wisata edukasi pesisir ini membawa angin segar bagi peningkatan ekonomi warga nelayan di kawasan Muara Gembong melalui penyediaan jasa wisata. Penjualan olahan panganan berbasis buah bakau seperti sirup dan dodol khas pesisir menjadi suvenir unik yang dibeli oleh para pelancong. Pengelola kawasan Hutan Mangrove secara berkala mengjak para wisatawan untuk berpartisipasi langsung dalam kegiatan penanaman bibit bakau baru di area rehabilitasi pesisir. Pelibatan masyarakat dalam kegiatan penanaman pohon ini sangat penting guna memperluas tutupan hijau vegetasi pantai dari ancaman kenaikan permukaan air laut.
Kendati memiliki potensi yang besar, kendala penanganan sampah plastik yang terbawa arus sungai dari wilayah perkotaan masih menjadi persoalan serius di kawasan pesisir. Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama komunitas relawan lingkungan rutin mengadakan aksi pembersihan sampah plastik di sepanjang garis pantai bakau tersebut. Pembatasan penggunaan kantong plastik sekali pakai bagi para pengunjung ditegakkan secara ketat demi menjaga kebersihan lingkungan habitat satwa air. Dukungan infrastruktur jalan menuju dermaga keberangkatan perahu juga terus dibenahi agar akses wisata makin nyaman dilalui.
Pelestarian benteng hijau di pesisir utara Bekasi merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga dan pemangku kepentingan daerah demi masa depan lingkungan. Keberadaan ekosistem bakau yang sehat akan melindungi pemukiman darat dari ancaman banjir rob serta menjaga ketersediaan sumber ikan bagi para nelayan. Mari kita dukung gerakan konservasi pesisir dengan berkunjung ke kawasan wisata edukasi alam Muara Gembong dan ikut menanam pohon kebaikan untuk bumi. Cintai alam nusantara dan wujudkan pembangunan perkotaan yang selaras dengan kelestarian ekosistem lingkungan hidup secara berkelanjutan.
