Warga di sekitar aliran Kali Bekasi, tepatnya di wilayah Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan tujuh jasad pria yang mengambang secara terpisah dalam kurun waktu sepekan terakhir. Penemuan terakhir terjadi pada Minggu pagi, 13 April 2025, sekitar pukul 08.00 WIB, menambah daftar panjang jasad pria misterius yang ditemukan di sungai tersebut.
Menurut keterangan dari Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol. Hengki, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim, Kompol. Tri Adhi Saputro, S.H., S.I.K., pihaknya telah menerima laporan terkait penemuan tujuh jasad pria yang mengambang di beberapa titik berbeda di sepanjang aliran Kali Bekasi. Fakta yang mengejutkan adalah, berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim forensik, tidak ditemukan adanya luka bekas kekerasan pada ketujuh jasad tersebut.
“Kami sangat prihatin dengan penemuan tujuh jasad pria ini. Tim forensik telah melakukan pemeriksaan awal dan tidak menemukan adanya indikasi luka akibat kekerasan. Namun, ini justru menimbulkan pertanyaan besar mengenai penyebab kematian para korban,” jelas Kompol. Tri Adhi Saputro saat memberikan keterangan pers di Mapolres Metro Bekasi Kota pada Minggu siang.
Penemuan pertama terjadi pada Senin, 7 April 2025, dan secara berturut-turut ditemukan jasad-jasad lainnya hingga hari ini. Ciri-ciri fisik para korban pun beragam, namun belum ada satu pun yang berhasil teridentifikasi oleh warga sekitar maupun pihak keluarga yang melapor kehilangan anggota keluarganya. Pihak kepolisian telah menyebarkan informasi mengenai ciri-ciri jasad pria tersebut kepada masyarakat luas dan berkoordinasi dengan polsek-polsek terdekat untuk membantu proses identifikasi.
Tim gabungan dari Polres Metro Bekasi Kota dan Polda Metro Jaya saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap misteri di balik penemuan tujuh jasad pria ini. Beberapa spekulasi muncul di masyarakat, mulai dari dugaan korban hanyut, bunuh diri massal (yang dinilai sangat tidak mungkin mengingat tidak adanya luka kekerasan), hingga kemungkinan adanya tindak kejahatan terorganisir yang menghilangkan jejak.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera menghubungi pihak kepolisian atau mendatangi posko identifikasi yang telah didirikan di sekitar lokasi penemuan.
Informasi Penting Terkait Penemuan Mayat dan Proses Identifikasi:
- Laporkan Penemuan Mayat: Jika menemukan mayat, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat dan jangan menyentuh atau memindahkan jenazah.
- Proses Identifikasi: Polisi akan melakukan proses identifikasi melalui sidik jari, ciri-ciri fisik, pakaian, dan jika diperlukan, tes DNA.
- Peran Keluarga: Keluarga yang kehilangan anggota keluarganya diharapkan dapat memberikan informasi yang detail kepada pihak kepolisian untuk membantu proses identifikasi.
- Pentingnya Visum dan Otopsi: Visum dan otopsi dilakukan oleh tim forensik untuk mengetahui penyebab kematian.
- Salurkan Informasi: Jika memiliki informasi sekecil apapun terkait penemuan jasad pria ini, segera salurkan kepada pihak kepolisian.
Misteri penemuan tujuh jasad pria tanpa luka di Kali Bekasi ini masih menjadi teka-teki besar. Pihak kepolisian berjanji akan terus bekerja keras untuk mengungkap kebenaran di balik kejadian yang meresahkan masyarakat ini.
