Sebuah aksi kriminal yang dilakukan oleh sekelompok santri dari sebuah pondok pesantren di wilayah Bekasi, Jawa Barat, telah meresahkan warga sekitar. Para santri tersebut dilaporkan melakukan pelemparan batu ke arah rumah dan kendaraan warga, menyebabkan kerusakan dan ketakutan. Peristiwa aksi kriminal ini terjadi beberapa kali dalam beberapa hari terakhir, dengan puncaknya terjadi pada Selasa malam, 15 April 2025, di sekitar lingkungan pondok pesantren yang berlokasi di Kecamatan Tambun Selatan. Warga setempat berharap pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas terkait aksi kriminal yang dilakukan oleh oknum santri ini.

Menurut keterangan sejumlah warga yang menjadi korban, aksi kriminal pelemparan batu ini biasanya terjadi pada malam hari atau dini hari. Para santri, yang diduga berjumlah lebih dari lima orang, melakukan aksinya secara berkelompok. Batu-batu yang dilemparkan berukuran cukup besar hingga menyebabkan kerusakan pada kaca jendela rumah dan bodi kendaraan warga yang terparkir di pinggir jalan. Beberapa warga juga mengaku nyaris terkena lemparan batu saat melintas di sekitar area pondok pesantren. Ketakutan dan keresahan pun melanda warga, terutama pada malam hari.

Pihak kepolisian dari Polsek Tambun Selatan telah menerima laporan dari warga terkait aksi kriminal yang dilakukan oleh oknum santri tersebut. Setelah melakukan penyelidikan awal dan mengumpulkan keterangan dari para korban serta saksi mata, petugas kepolisian pada Rabu siang, 16 April 2025, mendatangi pondok pesantren yang bersangkutan untuk melakukan mediasi dan klarifikasi. Kepala Polsek Tambun Selatan, Komisaris Polisi Bambang Susilo, menyatakan bahwa pihaknya sangat menyayangkan terjadinya aksi kriminal yang dilakukan oleh para santri ini.

Dalam pertemuan di pondok pesantren yang dihadiri oleh perwakilan pengurus pondok, tokoh masyarakat, dan aparat kepolisian, Kompol Bambang Susilo menekankan pentingnya pembinaan karakter dan pengawasan yang lebih ketat terhadap para santri. Pihak pondok pesantren berjanji akan melakukan investigasi internal dan memberikan sanksi tegas kepada para santri yang terbukti terlibat dalam aksi kriminal pelemparan batu tersebut. Sementara itu, pihak kepolisian mengimbau kepada warga untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus ini kepada pihak berwajib. Patroli di sekitar area pondok pesantren juga akan ditingkatkan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

journal.pafibungokab.org

learn.pafipemkotkerinci.org

news.pafipemkotpalopo.org