Potensi pengkondisian Budidaya Udang jenis sitto atau windu di Kabupaten Bone membuka peluang bisnis yang sangat menjanjikan bagi pembudidaya. Komoditas perikanan air payau ini memiliki nilai jual tinggi di pasar lokal maupun pasar ekspor luar negeri karena ukurannya besar. Pengelolaan tambak menggunakan metode intensif dan semi-intensif mulai banyak diterapkan untuk meningkatkan produktivitas hasil panen udang warga. Pemilihan lokasi tambak yang strategis dengan kualitas air yang bersih menjadi pilar utama keberhasilan usaha budidaya ini.

Persiapan lahan tambak diawali dengan pengeringan tanah, pengapuran, serta pengisian air laut terfilter secara teratur dan terkontrol dengan baik. Benur atau benih udang windu berkualitas tinggi disebar dengan padat tebar yang disesuaikan dengan kapasitas penampungan air tambak. Pemberian pakan bernutrisi tinggi dilakukan secara teratur demi mempercepat pertumbuhan fisik udang secara sehat dan berukuran optimal. Pemantauan kualitas air berupa suhu, salinitas, dan kadar oksigen terlarut dilakukan setiap hari oleh para pengelola tambak.

Tantangan utama yang dihadapi oleh para petambak adalah ancaman serangan penyakit busuk insang dan virus yang mematikan populasi. Penggunaan sistem biosekuriti yang ketat serta penambahan probiotik pada air tambak menjadi langkah pencegahan paling efektif di lapangan. Penanganan limbah sisa pakan juga ditata secara tertutup agar tidak mencemari lingkungan perairan pesisir di sekitar area tambak. Penerapan teknologi ramah lingkungan ini terbukti mampu menjaga keberlanjutan produksi udang windu dalam jangka panjang.

Memasuki masa panen setelah kurun waktu beberapa bulan, udang ditangkap menggunakan jaring halus agar kondisi fisiknya tidak rusak. Hasil panen udang langsung disortir berdasarkan ukuran dan kualitas sebelum dikemas dalam wadah es pendingin yang steril. Udang kualitas terbaik dikirim langsung ke pabrik pengolahan untuk memenuhi permintaan ekspor ke negara Jepang dan Amerika. Kepastian harga jual yang tinggi memberikan keuntungan finansial yang besar bagi para petambak di kabupaten Bone.

Dukungan pemerintah daerah melalui bantuan benih unggul dan pelatihan teknis sangat membantu peningkatan kapasitas produksi para pembudidaya lokal. Sektor perikanan budidaya ini terbukti mampu menyerap banyak tenaga kerja lokal serta menggerakkan roda perekonomian wilayah pesisir. Pengembangan kawasan budidaya terpadu terus direncanakan demi mewujudkan Kabupaten Bone sebagai pusat produksi udang nasional yang tangguh. Keberhasilan usaha Budidaya Udang ini menjadi kebanggaan bagi sektor perikanan daerah yang berdaya saing tinggi.