Buruh Sritex – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menunjukkan respons positif dan hangat terhadap aksi demonstrasi yang dilakukan oleh sekitar 10.000 buruh PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) yang datang ke Jakarta. Pemerintah menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi dialog antara perwakilan buruh, perusahaan, dan pihak terkait guna mencari solusi terbaik atas permasalahan yang dihadapi para pekerja.
Aksi unjuk rasa ribuan buruh tekstil ternama ini dipicu oleh isu pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan. Para buruh dari berbagai daerah mendatangi Jakarta untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada pemerintah, dengan harapan hak-hak mereka dapat dipenuhi.
Wamenaker Afriansyah Noor menegaskan bahwa pihaknya akan menyambut baik kedatangan para buruh dan siap mendengarkan aspirasi mereka. “Kita sambut hangat kedatangan teman-teman buruh Sritex,” ujar Wamenaker seperti dikutip dari detik .com. Sikap terbuka ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk hadir dan mencari solusi bersama dalam permasalahan ketenagakerjaan.
Lebih lanjut, Wamenaker menyatakan bahwa pemerintah akan berupaya memfasilitasi pertemuan tripartit antara perwakilan buruh, manajemen PT Sritex, dan pihak Kementerian Ketenagakerjaan. Dialog yang konstruktif diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan yang adil danTransparan bagi semua pihak, terutama terkait dengan pembayaran THR yang menjadi pokok tuntutan para buruh.
Pemerintah menyadari pentingnya menjaga hubungan industrial yang harmonis dan berkomitmen untuk melindungi hak-hak pekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Respons cepat dan positif dari Wamenaker ini diharapkan dapat meredakan ketegangan dan membuka jalan bagi penyelesaian masalah secara musyawarah, demi keberlangsungan perusahaan dan kesejahteraan para pekerja.
Wamenaker juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara perusahaan dan pekerja untuk menghindari kesalahpahaman dan potensi konflik di masa depan. Ia berharap manajemen PT Sritex dapat terbuka dan responsif terhadap aspirasi para buruhnya. Pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi ini dan siap memberikan mediasi jika diperlukan.
Aksi damai yang dilakukan para buruh juga diapresiasi oleh Wamenaker sebagai bentuk penyampaian aspirasi yang sesuai dengan koridor hukum. Diharapkan, pertemuan yang akan difasilitasi pemerintah dapat mencapai mufakat yang menguntungkan semua pihak, menjaga iklim investasi, dan memastikan kesejahteraan pekerja.
