Kecelakaan tunggal melibatkan sebuah truk terjadi di Jalan Raya Sultan Agung, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis pagi, 10 April 2025, sekitar pukul 07.15 WIB. Insiden ini diduga kuat disebabkan oleh sopir truk yang kurang fokus saat mengemudikan kendaraannya. Akibatnya, truk bermuatan material bangunan tersebut terguling dan menutup sebagian badan jalan, menyebabkan kemacetan lalu lintas yang cukup parah di jam sibuk.
Informasi mengenai truk terguling ini dengan cepat dilaporkan oleh warga dan pengguna jalan kepada pihak kepolisian. Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, truk dengan nomor polisi B XXXX YY melaju dari arah Bekasi menuju Tambun dengan kecepatan sedang. Namun, tiba-tiba truk terlihat oleng ke kiri sebelum akhirnya terguling dan posisi ban menghadap ke atas. Diduga kuat, sopir truk kehilangan kendali akibat kurang konsentrasi saat mengemudi.
Petugas Unit Laka Lantas Polsek Tambun yang segera tiba di lokasi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan arus lalu lintas. Sopir truk, yang diketahui bernama Agus (45 tahun), dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis di klinik terdekat. Kepada petugas, Agus mengakui bahwa dirinya kurang fokus saat mengemudi karena merasa mengantuk dan sempat melamun sesaat sebelum kecelakaan terjadi.
Kanit Lantas Polsek Tambun, IPTU Sumantri, S.H., M.H., membenarkan adanya kecelakaan tunggal yang melibatkan truk tersebut. “Kecelakaan ini diduga kuat disebabkan oleh kelalaian sopir truk yang kurang fokus saat mengemudi. Kami mengimbau kepada seluruh pengemudi, terutama pengemudi kendaraan besar, untuk selalu memastikan kondisi fisik yang prima dan berkonsentrasi penuh saat berkendara. Jangan memaksakan diri jika merasa lelah atau mengantuk,” tegas IPTU Sumantri di lokasi kejadian. Informasi mengenai tips aman berkendara dan pentingnya istirahat yang cukup dapat diakses melalui website Korlantas Polri.
Akibat truk terguling ini, muatan material bangunan yang dibawa tumpah ke jalan dan proses evakuasi truk memakan waktu cukup lama. Petugas dibantu oleh warga sekitar berupaya membersihkan material yang berserakan dan mengevakuasi truk menggunakan alat berat. Arus lalu lintas di Jalan Raya Sultan Agung sempat tersendat hingga beberapa jam sebelum akhirnya kembali normal setelah proses evakuasi selesai.
Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga konsentrasi dan kondisi fisik saat mengemudi, terutama bagi para sopir truk yang membawa muatan besar dan menempuh perjalanan jauh. Kelalaian sekecil apapun dapat berakibat fatal dan merugikan banyak pihak. Pihak kepolisian mengimbau kepada perusahaan transportasi dan para sopir truk untuk selalu mengutamakan keselamatan berlalu lintas.
