Cibitung, Jawa Barat – Sebuah insiden kebakaran melanda sebuah rumah warga di wilayah Cibitung, Jawa Barat, pada Sabtu malam, 15 Februari 2025. Akibat kejadian ini, dua orang pria menjadi korban dan rumah beserta isinya ludes terbakar. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Menurut keterangan dari sejumlah saksi mata yang berada di lokasi kejadian, api pertama kali terlihat berkobar dari bagian belakang rumah sekitar pukul 20.30 WIB. Dalam waktu singkat, api dengan cepat membesar dan melahap seluruh bangunan rumah yang terbuat dari bahan-bahan mudah terbakar. Warga sekitar yang panik berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, seperti ember dan selang air, namun upaya mereka sia-sia karena api terus membesar dan tak terkendali.

“Api berkobar sangat cepat, seperti lautan api. Kami sudah berusaha sekuat tenaga untuk memadamkan api, tetapi tidak berhasil karena api terus membesar dan meluas,” ujar salah satu warga yang menyaksikan langsung insiden kebakaran tersebut.

Dua orang pria yang berada di dalam rumah saat kejadian, yang diidentifikasi sebagai AS (45) dan MS (28), tidak berhasil menyelamatkan diri dari kobaran api. Mereka ditemukan tewas di dalam rumah dengan luka bakar yang sangat parah, menambah pilu suasana di lokasi kejadian.

Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi tiba di lokasi kejadian beberapa saat kemudian, setelah mendapatkan laporan dari warga. Mereka bekerja keras untuk memadamkan api yang berkobar hebat, dan berhasil mengendalikan serta memadamkan api sekitar satu jam kemudian. Namun, rumah beserta seluruh isinya sudah hangus terbakar, meninggalkan puing-puing dan abu yang menghitam.

Pihak kepolisian dari Polsek Cibitung segera melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden kebakaran ini. Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik, namun pihak kepolisian masih akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

“Kami sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden kebakaran ini. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik, namun kami tidak akan terburu-buru dalam menyimpulkan sebelum semua bukti dan keterangan saksi terkumpul,” ujar Kapolsek Cibitung, Kompol Kadek Budi Astiawan, dalam keterangan persnya.

Insiden kebakaran ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Mereka berharap, kejadian serupa tidak akan terulang kembali di masa mendatang.

Pemerintah Kabupaten Bekasi mengimbau kepada seluruh warga untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau dan saat penggunaan listrik yang berlebihan. Mereka juga mengimbau warga untuk secara rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing, tidak menumpuk barang-barang yang mudah terbakar di dalam rumah, dan memiliki alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah pencegahan.

journal.pafibungokab.org

learn.pafipemkotkerinci.org

news.pafipemkotpalopo.org