Tingginya angka kejahatan jalanan pada malam hari kembali menimbulkan rasa takut dan cemas bagi masyarakat yang beraktivitas hingga larut malam. Maraknya kejahatan aksi begal jalanan yang mengincar para pekerja pabrik jam kerja malam marak terjadi di beberapa jalur sepi Bekasi. Para pelaku kejahatan bersenjata tajam ini tidak segan-segan melukai korbannya demi menguasai sepeda motor dan barang berharga milik korban secara paksa. Banyak pekerja malam yang terpaksa melintas di jalan-jalan yang minim sarana lampu penerangan dengan perasaan waswas akan ancaman keselamatan jiwa.

Modus operandi para pelaku umumnya beraksi secara berkelompok dengan mengendarai beberapa sepeda motor tanpa pelat nomor resmi untuk mengintai calon korban. Mereka biasa bersembunyi di area gelap atau gang sepi, lalu membuntutinya dan menghadang kendaraan korban saat situasi sedang sepi. Jika korban mencoba melawan atau mempertahankan harta bendanya, para pelaku tanpa ragu melukai korban menggunakan senjata tajam jenis celurit. Keberanian para pelaku kejahatan jalanan ini melancarkan aksinya semakin keresahan warga serta para pengguna jalan malam.

Menanggapi maraknya aksi kejahatan tersebut, Polres Metro Bekasi meningkatkan intensitas patroli skala besar di titik-titik rawan kejahatan malam hari. Tim buru sergap dikerahkan untuk melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap para kelompok pelaku aksi begal yang meresahkan warga tersebut. Sejumlah pelaku kejahatan jalanan berhasil diringkus beserta barang bukti senjata tajam dan beberapa unit sepeda motor hasil kejahatan. Polisi mengimbau para pekerja malam untuk lebih waspada serta mengusahakan berkendara secara berombongan saat pulang kerja.

Masyarakat mendesak pemerintah kota dan kabupaten Bekasi untuk segera menambah pemasangan lampu penerangan jalan umum di jalur-jalur rawan kejahatan. Selain itu, pengaktifan kembali sistem pos ronda malam di kawasan pemukiman warga serta pemasangan kamera pengawas CCTV sangat krusial dilakukan. Kerjasama antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan warga masyarakat sangat dibutuhkan untuk memutus rantai kejahatan jalanan yang kian mengganas ini. Keamanan warga saat beraktivitas malam harus dijamin secara penuh oleh pemerintah.

Aparat penegak hukum berjanji akan menjatuhkan sanksi pidana maksimal kepada para pelaku kejahatan jalanan agar memberikan efek jera yang nyata. Pengawasan terhadap lokasi-lokasi penampung atau penadah sepeda motor hasil kejahatan juga diperketat guna mematikan pasar barang curian. Penanganan masif terhadap ancaman aksi begal ini diharapkan dapat mengembalikan suasana aman dan tenteram bagi warga Bekasi yang beraktivitas malam hari. Rasa aman merupakan hak mendasar warga masyarakat yang wajib diwujudkan oleh aparat negara.